Posts

MENGAWAL SI PUTIH ANTERIOR

Image
Mengulur waktu babad bisu anging-angin waktu melampau batok ingatan kabur abu tiris sirah menyulamnya bagai nubuat   Ditakdirkan ada hengkang tanpa kabar hengkang malam pulang selasar surat akhir gelora api ramai memperjuang hak tanah air ini lekang dari tabir   Sepuntung abu disulam jadi api berkeriutan mengelak penjajah merampas kelahiran tanah tuk menyalakan api merah putih rakyat merdeka tak   kenal ringkih   Merayakan menang di atas langit melyangkan benih doa sangkil langit atma mati demi marwat tuk berbeda-beda tetapi satu jua   Ku kenang tetes darahmu jasa juangmu ku kenang selalu tanah air ini lekang selamanya Bilik-bilik atma menunggu genggaman dari langit-langit pijakan tersurat dalam kurusetra terbelunggu Sidoarjo 2026

SILUET REMANG TERSULIH BIANGLALA

Image
         Selasar sesal semayam dalam sanubari      decit dari duka, duka dari dendam      membenamkan matahari menjadi malam      siasat selalu seperti sendu sesaat Dendam mengancam alam sebab adab biadab menyadap  ke lini opini keji menguliti hati karena jera terhina wicara Siluet membungkam api dalam sanubari yang tersekat erat Abu hitam membelenggu temaram dalam bilik sunyi, terhinggap belit yang terhimpun dalam darah imaji berderap Mengiris alunan bianglala sebab, kuntum api hitam  menghunus sukma dalam liang lahat hitam Sidoarjo 2026

API MENYEKA DESIR ABU-ABU

Image
Matahari menjadi mentari mentari menjadi awal awal menjadi semangat semangat menjadi senang senang menjadi bahagia bahagia menjadi suka suka menjadi kegirangan kegirangan menjadi percaya diri percaya diri menjadi mentalitas mentalitas menjadi kuat Kau pasti kuat melangkahi sekat menuju bara cahaya yang menyinari pikiran Cermin ketenangan ketenangan menyisir hati seperti ketenangan alam karena ketenangan menjadi sekuntum bulir sabar irama air menciptakan kesejukan syair-syair senandung bunyi menjadi kesejukan hati ini tiada kata yang dapat menolah  tuk mengganti kesejukan ini karena kesejukan adalah sumber kemakmuran diri bercucur  kesejukan  menerbitkan ide dalam naluri nan mengubur kemalasan yang remang

IRISAN PEMATANG ROH

Image
Langit merentang dada birunya menyimpan doa yang tak sempat bersuara ia setia memeluk cahaya kesuma dan luka hujan yang jatuh Bersama Mentari menulis pagi dengan api menghangatkan bumi tanpa pamrih tak pernah ia menawar kasih memberi hidup lalu menepi Angin menyulam bisik dedaunan merapikan sunyi jadi percakapan ia tak singgah untuk kepemilikan hanya memastikan kita tak sendirian Sungai menatah batu dengan sabar melukis luka menjadi getar meski berkelok, meski tersadar arah pulang tak pernah ia ingkar Seperti kita dalam perjalanan tak saling menuntut kesempurnaan jatuh dan bangkit dalam genggaman Sidoarjo 2026

BULIR PUTIH DI DEKAP CAKRAWALA

Image
Aku terlelap di peluk dua sejoli kapas Hingga tak sadarku sendawa Seketikaku diterkam asmara loka Dipeluk sunyinya alam tandus   Di balik bilik-bilik kelopak Ku menerjang lautan ilusi Angan-angan itu merajut isi Dalam hitamnya pikiran ini   Urat menyeduh pinta ku Menabur gandum emas dalam benakku Lantunan angin biru memeluk benakku Tersuar mentari di depanku   Usapan mimpi, bak merajut bara api Liang api magis, menyiangi nanar Ku terlelap di arus laut angin menepi Ku menengok sosok bagai hablur Mimpiku tuk meraih ujung Menara Menara memperlihatkanku jaya Geloranya, berkelit segala karat Banjir foto dan judul keramat   Terkenal akan pencapaian bak laut Seketika, hatiku berdebar pinta menggapai pelepah pijar bercucur ilmu nan pencapaian pijar   ku rela korbankan lantunan angin waktu ku rela bertaruh hingga bercucur peluh tuk menggapai secarik mimpi indah tuk menyulamku menjadikanku maju   sua...

BILIK DIVERSITAS DALAM FANTASI

Image
Mata pagi yang menatap sejuk  Menengok jalan sekitar dan menyapu menggunakan sapu ijuk Punggung waktu yang gaduk Tiada permasalahan ataupun merajuk Seolah dunia ini penuh dengan keenakan yang empuk Budaya keanekaragaman bangsa Bagaikan keindahan negara yang esa Suka dan cita sebagai warga dalam negeri yang kuasa Tiada nuansa dalam kekayaan alam maupun peribahasa Sidoarjo 2026  

PETUAH PUTIH YANG TERUS BERNAFAS

Image
Memoar putih dari sirah lampau mengalir di sepanjang punggung waktu nian hidup, tak redup bagai patahan kata ikhwal tercetak di banyak benak.   /silih asih Nilai-nilai ditimang jembar lantunan papatah bak …ub termaktub kodrat jiwa tuk tak hengkang nan pungkas menjaga rumus hidup yang cager   telaah hamba mulia, sima tuk menggelung sabilulungan di dalam lubuk hampura nan loma bangun bersama nuntun satu jua menghengkangkan balaga bak balada.   /silih asah Menempuh jauhnya hanjakal lantunan tangan seraya bak memuja pinta setangkai baswara genggaman ilmu asa tuk menggapai impian bak menjulang harepan yang mengalir jua jua mengalirkan calakan bersama   /silih asuh Berjuang seraya mengayomi marwah seiras moral memungkaskan rebah menjaga nan mengayomi ikatan remang meneruskan generasi generasi pijar menyulam isi menjadi isi orang-orang dengan mimpi-mimpi calakan   Seluk beluk waktu garis tin...